Buleleng – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Sawan melaksanakan kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia dan pemeriksaan kendaraan bermotor (Ranmor) pada Minggu pagi (19/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut berlangsung di Jalan Raya Sangsit–Singaraja, tepatnya di depan Mako Polsek Sawan. Razia dipimpin oleh Pawas AIPTU KdK Sudarmawan bersama enam personel jaga.
Kapolsek Sawan, seizin Kapolres Buleleng, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.
“Razia ini kami laksanakan sebagai bagian dari upaya cipta kondisi di wilayah hukum Polsek Sawan. Selain melakukan pemeriksaan kendaraan dan kelengkapan surat-surat, kami juga mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi kepada masyarakat agar selalu patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujar Kapolsek Sawan.
Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4), termasuk kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK, serta pengecekan barang bawaan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan situasi yang cukup kondusif, di mana tidak ditemukan pelanggaran seperti kepemilikan senjata tajam, bahan berbahaya, pengendara tanpa helm, tanpa SIM, maupun knalpot tidak sesuai spesifikasi (brong).
Meski demikian, petugas tetap memberikan teguran simpatik kepada beberapa pengguna jalan sebagai bentuk edukasi agar senantiasa disiplin dan mematuhi peraturan yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menggunakan helm, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Kegiatan razia berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat pengguna jalan.
Polsek Sawan menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin guna menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat.