BANJAR, BULELENG – Kapolsek Banjar, Kompol Made Mustiada, S.H., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang membahas tiga agenda krusial: penanggulangan pasca bencana, manajemen pengelolaan sampah, serta kesiapan Festival Kecamatan Banjar 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Camat Banjar pada Selasa (14/4/2026) pagi.
Rapat dipimpin oleh Camat Banjar Putu Widiawan, S.Sos., dan dihadiri oleh Danramil Banjar Kapten Inf. Made Suparsana, Sekcam Banjar, penyuluh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, serta seluruh Perbekel se-Kecamatan Banjar.
Penanggulangan Pasca Bencana
Dalam pembukaannya, Camat Banjar menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kapolsek Banjar dan Kapolres Buleleng atas sinergi cepat dalam penanganan bencana di Desa Banjar dan Desa Dencarik, termasuk pendirian posko di Mako Polsek Banjar. Saat ini, fokus utama adalah kelanjutan pembersihan material sisa bencana di wilayah terdampak.
Darurat Pengelolaan Sampah
Isu sampah menjadi perhatian serius menyusul informasi akan ditutupnya TPA Bengkala per 1 Mei 2026. Penyuluh DLH menekankan transformasi paradigma dari "Kumpul-Angkut-Buang" menjadi "Pilih-Olah-Residu". Kedepannya, hanya sampah residu yang akan diterima di TPA. Menanggapi hal ini, Camat Banjar mengusulkan pembangunan TPS3R yang terbagi dalam tiga klaster (Bawah, Tengah, Atas) sebagai solusi jangka panjang.
Kesiapan Festival Kecamatan Banjar
Terkait rencana Festival Banjar yang akan digelar pada 12-14 Juni 2026, Kapolsek Banjar Kompol Made Mustiada, S.H., memberikan masukan strategis mengenai aspek keamanan.
"Keamanan Festival bukan hanya tanggung jawab satu instansi. Kami akan menerapkan pengamanan 3 Ring, terutama saat penampilan artis yang menyedot massa banyak seperti Bagus Wirata. Kami butuh kerja sama para Perbekel untuk memantau warganya masing-masing agar situasi tetap kondusif," tegas Kapolsek.
Senada dengan Kapolsek, Danramil Banjar Kapten Inf. Made Suparsana menyatakan kesiapan jajarannya mendukung pengamanan dengan melibatkan unsur Pecalang desa adat.
Meski beberapa Perbekel menyampaikan kendala anggaran, Camat Banjar berharap seluruh desa dapat berpartisipasi aktif dalam festival yang mengusung semangat kreativitas anak muda ini.
Rapat koordinasi yang berlangsung dinamis tersebut berakhir pada pukul 12.04 WITA dalam keadaan aman dan lancar.